Make your own free website on Tripod.com
                            www.muslim.good.to

” Dan jika Kristus tidak dibangkitkan, maka sia-sialah kepercayaan kamu , dan kamu masih hidup dalam dosamu.” (I Kor 15:17 ).

 

 

*       KEBANGKITAN ISA AL-MASIH DAN PENAMPAKAN DIRINYA

 

Kebangkitan termasuk doktrin utama  bagi umat Kristen. Paulus mengatakan ” Dan jika Kristus tidak dibangkitkan, maka sia-sialah kepercayaan kamu , dan kamu masih hidup dalam dosamu.” (I Kor 15:17 ).

 

Doktrin kebangkitan menegaskan bahwa tiga hari setelah kematiannya di kayu salib, Yesus dibangkitkan oleh Tuhan (Yesus meninggal hari Jum`at, bangkit hari ahad).

 

Sebenarnya kita  tidak perlu secara panjang  lebar  membuktikan benar tidaknya kebangkitan Isa Al-Masih, sebab, seperti telah kita sampaikan di depan, Isa Al Masih tidak meninggal saat di salib, beliau diselamatkan oleh Allah SWT, lewat murid–muridnya. Disembuhkan dan dikeluarkan dari kubur. Hilangnya Isa Al Masih dari kubur  itulah yang diyakini pemeluk Kristen sebagai kebangkitan Yesus (dari Kubur).

 

Namun untuk lebih meyakinkan kebangkitan itu sendiri perlu mandapat telaah kritis. Apalagi masalah tersebut di kalangan sarjana–sarjan Kristen sendiri menimbulkan Pro dan Kontra.

 

Dalam simposium ”Menyambut Yesus Tahun 2000”, yang diselenggarakan oleh Sate University, AS Februari 1996 silam seperti dilaporkan oleh mingguan News Week edisi 8 April 1996 (Ummat, No. 22 Th I,29 April 1996/11 Zulhijjah 1416 H) doktrin kebangkitan itu mendapat gugatan–gugatan kritis.

 

Umat Kristen sendiri terbagi menjadi dua kelompok dalam memahami kabangkitan.

 

Kelompok pertama mamahami bahwa kebangkitan dari kubur berarti Isa Al-Masih meninggal kemudian bangkit. Sedangkan kelompok kedua memahami bahwa yang dimaksud kabangkitan adalah bangkit dari penyaliban yang bararti Isa Al-Masih belum meninggal saat disalib.

 

Kenyataan lain juga membuktikan kian runtuhnya keyakinan umat Kristen tentang kebangkitan. Dari hasil sigi tentang kebangkitan yang dilakukan oleh Kennet L. Woodward, terhadap umat Kristen Amerika tahun 1994, dapat dilihat terjadinya penurunan  keyakinan itu,  pada tahun 1994 87 % responden menyatakan percaya Yesus dari  kematiannya, sedangkan tahun 1996 merosot tinggal 70 %.

 

Gerd Ludemann, seorang sarjana yang  menekuni  kajian Perjanjian Baru asal Jerman, menolak alasan apa pun tentang  doktrin kebangkitan itu tidak lebih dari ”Formula Kosong”, menurut  Ludemann, kebangkitan yang diriwayatkan Matius, Markus, Lukas, dan Johanes itu seluruhnya berasal dari Rasul Petrus. Dan apa yang dilihat Petrus tentang Yesus hanyalah khayalannya. ” itu terjadi  karena kesedihannya yang berlebihan atas kematian Yesus ”.

 

Devid Friedrich, dalam The life of Jessus critically examined, seperti dikutip ummat, menyakini bahwa orang–orang Kristen pertama dahulu telah membuat mitos–mitos dan cerita–cerita bohong tentang Yesus. Sedangkan riwayat Injil yang empat itu baru ditulis 40 tahun setelah kematian Yesus. Itu pun para periwayat Injil menuliskan riwayat  dengan khayalan dan pemahaman mereka masing–masing.

 

Friedrich benar, dari empat karangan Injil yang berkaitan dengan kebangkitan dan penampakan diri Yesus terdapat banyak hal yang kontradiktif. R.P Reguet dalam bukunya Initiation a I`Evangile (Pembimbing Kepala Injil), halaman 132 memberikan contoh yang kontradiktif anatara lain : daftar  nama wanita yang datang ke kubur tidak sama, hari penampakan yang berbeda dan tempat penampakan Yesus tidak sama.

 

Berikut daftar perbedaan dari 4 Injil tersebut :

 

Injil Yohanes       : seorang wanita bernama Maria Magdalena (20:1) tapi ia mamakai istilah “ Kami “ (20:2)

 

Injil matius          : Dua orang, Yaitu : Maria Magdalena dan Maria yang lain (8:1) malaikat menyatakan bahwa mereka akan melihat Yesus di Galiulea dan sekejab mata sesudah itu Yesus datang manamui mereka dekat kubur (28:7-9)

 

Injil lukas           : Tiga  orang, yaitu Maria dari Magdalena, Yohana dan Maria ibu Yakobus (24:10) dua malaikat menyatakan : Yesus akan bangkit pada hari ke-3 (24 : 7) Yesus manampakkan diri di Yudea. Kleopas dan seorang temannya melihat Yesus, menyatakan bangkit dan menampakan diri pada Simon (24 : 34).

 

Injil Yohanes       : Seorang, yaitu Maria Magdalena. Penampakan ke–1 dan ke–2 berselang 8 hari di Yerussalem. Penampakkan ke–3 di pantai danau Tiberias (Hikayat ini merupakan ulangan atas peristiwa yang ditulis Lukas 5:1-11).

 

Semua berita di atas  sangat  kontradiktif dengan surat Paulus kepada orang korintus (15:5-7) yaitu: Yesus telah menampakan diri kepada 500 orang sekaligus.

 

Jadi tidak bisa menunjukkan kepastian dan bagaimana peristiwa kebangkitan terjadi. Yang bisa disajikan oleh Bibel dalam hal ini Perjanjian Baru hanyalah berita–berita yang simpang siur.

 

Loisy, dalam bukunya La le `gende de Jessus hal 467, bahkan membuktikan bahwa konsep kebangkitan hanyalah buatan gereja. Katanya ”Pernyataan di dalam Injil kanonik dan Apokripa tidak menampakkan keasliannya, tetapi dengan cara bagaimana kepercayaan kebangkitan Kristus disadari mengambil bentuk dan mengabadikan diri, baru setengah abad atau  labih setelah lahirnya agama Kristen.”

 

Olah karena itu R.P.Reguet yang bekerja sebagai redaktur suatu mingguan Katolik yang ditugaskan menjawab pertayaan–pertayaan pembaca yang mendapat kesulitan memahami teks Injil dapat memahami kebingungan para pembacanya. Sehingga ia pun manyatakan kecamannya : ”terdapat khayalan yang aneh dan kekanak–kanakan dalam Injil Apokripa mengenai kebangkitan Yesus”.

 

 

next>>>

 

 

MEMPERTANYAKAN KEBANGKITAN DAN KENAIKAN ISA AL-MASIH

  ¨       Pendahuluan

¨       Kisah Penyaliban

¨       Kenaikan Isa Al-Masih

¨       Isa Al-Masih Kembali Ke Dunia?